Pada akhirnya tentang Pekerjaan harus kamu lakukan secara passionmu

https://www.gameesportsone.com/

Game Esports One

 

Halo lama banget ga update blog yg ini ? btw gmn kbr semuanya bloger bloger kece dan kreatif di wordpress

semoga selalu baik -baik dan bahagia selalu. Pasti sudah bnyk banget para bloger mulai memikirkan content tulisan dipenghujung akhir Tahun 2018, gmn cita-cita di Tahun ini apa sudah tercapai semua atau malah belum tercapai sama sekali.  ga ap namanya juga cita-cita mau tercapai atau belum yang penting jangan lupa selalu berharap yang terbaik.

Whell kali ini sedikit mau bercerita tentang pendapat Lingkungan kita dari yang aku lihat setahun ini ?

Kadang kita dihadapkan dengan pertanyaan dan pendapat dari lingkungan kita:

“Kok kamu mau sih kerja tanpa sesuai passionmu ?”

“You deserve better..”

“Kamu tuh gak bakal bahagia kalo apa lo kalo kerja tanpa sesuai passionnya .”

“You’re nothing to him.”

Lalu kita terpengaruh, lalu kita menyerah memperjuangkan pekerjaan yang memang bukan passion . Kita merasa, benar juga pendapat mereka. Lalu langkah kita untuk mundur, didukung oleh mereka dengan suka cita.

Namun, kita lupa esensi dari mencintai pekerjaan. Bukan mereka yang merasakan, bukan mereka yang menjalani. Jadi, bukan mereka yang berhak memutuskan yang terbaik untuk dijalani. Esensi dari mencinta pekerjaan adalah untuk merasa bahagia, bukan untuk terlihat bahagia. Memperjuangkan  pekerjaan , bukan hati lingkungan kita. Menikmati pengorbanan, bukan memaksakan pengorbanan.

Orang yang beneran mencinta pekerjaannya, saat berjuang untuk mendapatkan pekerjaan itu bisa tetap merasa bahagia. Orang yang tak benar-benar mencintai pekerjaannya, akan kebanyakan mikir untung-ruginya, mungkin-tidaknya, matematis dan logika.

Alogaritma pekerjaan itu unik. Kita ga bisa compare apple to apple untuk menciptakan pekerjaan yang harmonis & bahagia. Dua orang dengan kesetaraan level IQ & EQ, apakah menjamin langgengnya pekerjaan kita ? Tidak.

Orang yang lebih cerdas, kaya, cakep, banyak. Tapi apakah level kecerdasan, kekayaan, dan kecakepan setinggi itu yang selalu cocok untuk kita? Tidak. Pekerjaan bukan soal Money yang kita dapatkan ? tapi sebesar besar kita  mensyukuri atas pekerjaan itu.

Justru kadang kita merasa lebih nyaman dengan orang yang ga lebih cerdas, karena kesamaan kecerdasan kadang malah membuat kita sering berdebat dalam dunia kerja.  Kita kadang lebih nyaman dengan orang yang hidupnya ga begitu mentereng, karena mungkin kita akan kewalahan sendiri mengikuti gaya hidupnya. Dan kadang kita lebih suka sama orang yang ga pinter -pinter amat tapi ingin rasa tahunya yg luar biasa.

Nah, kalo udah ngerti hal-hal semacam itu, artinya kita sudah tau yang kita butuhkan. Akan selalu kompetisi dalam sumber daya manusianya,  ada orang yang lebih ini-itu di luar sana, tapi belum tentu mereka bisa bahagia atas pilihan passion pekerjaannya.

Mencintai pekerjaan  berdasarkan kebutuhan itu lebih indah. Sedangkan mencari pekerjaan karena tuntutan biaya hidup beda, di sini aku tidak bermaksud menyinggung orang yg udh bener -bener berjuang mati-matian untuk mecari nafkah untuk keluarganya . mencintai pekerjaan berdasarkan tuntutan itu bakal penuh tekanan, apalagi kalo mencintai pekerjaan  berdasarkan kemauan orang lain. Segala yang kita lakukan, akan berdasarkan penilaian orang lain. Ngapain?

Mending kita mencintai  pekerjaan yang memang kita butuhkan, dibanding mencintai  pekerjaan karena tuntutan . Kita bisa bosan karena tuntutan,  Jadi.. Silakan mencintai pekerjaanmu sesuai passionmu, yang penting kamu bahagia dan nyaman. Jangan biarkan pendapat lingkungan, menjadi sebuah sandungan. Yang penting kamu mampu mengecap kebahagiaan.

Lebih baik  kita mengorbankan keputusan memilih passion pekerjaan kita atau bakal patah hati karena salah pilihan sendiri, daripada patah hati kepada orang yang bahkan tak benar-benar kita kehendaki. Dan lebih seru lagi, kalo kita bisa mencintai  pekerjaan yag kita pilih sendiri , daripada memilih pekerjaan yang salah karena bukan passion kita.

Jangan kamu tanggung beban atas ambisi orang lain. Biarkan otak mereka mengomentari cara kerjaanmu sendiri.  Seperti manusia yang mengecam hujan, di saat yang sama, mereka tak sadar bahwa air adalah sebuah kebutuhan.

 

So… Pada Akhirnya

Mencintalah pekerjaan  sampai kamu dianggap bodoh. pekerjaan itu tanpa logika, semakin kamu mencintai pekerjaanmu , kamu akan semakin terlihat gila.  Iya gila gila karena bermimpi diluar orang umumnya ? Biarkan orang lain menganggapmu tak punya malu, asal yg kamu perjuangan memang passionmu . Pekerjaan bisa  kamu buat terharu. Karena pekerjaan sesusai passionmu akan menciptakan refleksi pada diri sendiri. Rasa yang kamu ciptakan untuk pekerjaanmu sendiri,  nantinya rasa itu akan kembali kepada dirimu.

 

Nah itu mungkin sedikit pengalaman -pengalaman yang aku lihat di tahun penghujung 2018 ini , kalo ada yang sama mungkin bisa coment di bawah .

dan mau kasih tau ni, btw blog aku ditahun 2019 yang ini akan aku migrasi ya untuk linknya kedepannya pakai nama  bligumblog.com

 

see You  🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

You may also like